Uncategorized

Alasan Belajar Blog

Bismillah

Berawal dari ikutan grup Rumah Belajar Literasi (Rumlit) IP Asia diperkenalkan bagaimana kita blog walking yaitu dengan mengunjungi blog-blog teman kita di whatsapp grup rumlit. Sudah lama juga sih tidak pernah menggunakan blog sendiri. Rajinnya saat menyetor tugas kelas Bunda Sayang saja. Oops.

Tapi setelah diperkenalkan fungsi blog itu sesungguhnya, rasa penasaran ingin mempunyai blog yang lebih bermanfaat makin semangat membara. Bagaimana bisa menulis dengan nyaman, toh blognya juga tidak enak dipandang. Langsung dong yah segera mengazamkan diri untuk merubah blog dengan berikhitiar mencari informasi-informasi para blogger, searching di Youtube, membaca buku tentang blog dan banyak lagi. Tapi ternyata tidak sesimple itu, perlu bimbingan khusus untuk berkenalan dengan istilah-istilah blog. Salah satunya dengan mengikuti trainning. Bisa dengan online atau offline.

Seperti saat ini saya sedang mengikut kelas online persembahan dari Pejuang Literasi (detail info klik disini) yang disugguhkan oleh ndan Marita Ningtyas. Seorang ibu yang penuh dengan inspirasi dan sungguh apik dalam penyampaian materi blog yang sudah berlangsung dua hari ini. Walaupun yang dijelaskan menggunakan platform blogspot, tidak mengerutkan nyali saya untuk menjelajah platform wordpress saat ini. Life must go on, right?

Terus kenapa sih kita harus belajar blog?

Sebelum itu kita coba telisik tentang sejarah Blog itu. Sudah ada yang tahu kah? Bagaimana blog itu tercipta? lalu berapa banyak platfrom yang tersedia?

Sebenarnya pun saya juga baru tahu setelah mengikuti kelas blogging pejuang literasi ini. Blog itu sendiri dulu singkatan dari weblog. Dimana pada saat itu tahun 90-an sudah banyak ragam platfrom yang ditawarkan antara lain Usenet, Genie, BIZ, CompuServe, dan Bulletin Board System (BBS). Eh mohon jangan tanya ke saya apa saja itu ya..karena pun tidak paham. hahaha

Nah singkat cerita, setelah weblog ini ditemukan oleh John Barger yang kemudian secara intens diadopsi menjadi blog oleh Merholz sampai saat ini. Konsep blog ini sudah ada jauh sebelumnya, seperti Justin Hall dan Jerry Pournelle yang sudah mulai menggiatkan tulisan-tulisannya melali web pribadinya. Setelah melalui beberapa dekade timbulah platform-platform yang ditawarkan seperti Blogger, WordPress dan tumblr. Mana yang lebih baik? Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan user.

Okay … gak usah pake lama-lama yak ngomongin sejarah langsung aja kita kembali pada alasan nge-blog. Disini saya mau memberikan inti dari penjabaran ndan Marita Ningtyas perihal Why Blogging? Berikut lima poin dari beberapa yang paling mengena untuk saya.

5 Alasan Belajar Blog.
5 alasan belajar blog

1.Mengikat Ilmu

Kenapa mengikat ilmu saya letakkan pada nomor satu? Jelas yah hal ini tertera pada sabda Rasulullah shallallaahu โ€˜alaihi wa sallam bahwa:

โ€œIkatlah ilmu dengan menulisnyaโ€

Apalagi orang macam saya ini, banyak lupa dibanding ingatnya. Makanya tidak heran harus tersedia ballpoint kesayang didalam tas. Bahkan lembar-lembaran nota bon menjadi penyelamat dikala butuh media untuk menulis.

Baca selengkapnya https://muslim.or.id/27761-catatlah-ilmu-ketika-di-majelis-ilmu.html

2.Self Healing

Lho kok bisa? Ternyata menulis itu salah satu cara terapi untuk me-releasekan emosi kita. Emosi yang tertuang itu bisa kita jadikan muhasabah diri apabila kita mengalami hal yang sama kembali. Bahkan dengan membaca kembali emosi kita dalam tulisan bisa mendapatkan solusi yang tidak disangka. Wahuallam. Semacam jaman dulu kita selalu tulis di buku Diary. Wah ketawan tuanya nih.

3.Berbagi kisah, inspirasi dan tips.

Nah ini yang doyan jalan-jalan, membaca buku, kuliner atau pengalaman-pengalaman bisa juga lho diceritakan dalam blog. Misal berlibur ke Jepang (amin) bisa kita kisahkan saat pembelian tiket sampai memberikan review agensi travel. Pokoknya sangat banyak kegunaan blog itu.

4.Mengerjakan tugas tantangan

Yup betul … itulah saya. Saat awal mengikuti IP (Institut Ibu Profesional) saya baru punya yang namanya blog. Bisa ditengok dengan hastag #ibuprofesional yak … *eh

5.Personal Branding

Apa hubungannya dengan self branding? Jelas ada. Saat membuat blog, kita ditantang untuk menentukan isi dari keseluruhan kontent blog kita yang harus mewakili diri kita luar dalam. Tsaah. Mau dibawa ke arah mana isi blog ini.

Misal “umak berkisah” adalah salah satu yang bisa mewakili saya sepenuhnya. Sebenarnya nanti akan saya jelaskan lebih detail pada page About Me, tapi belum terealisasi hehehe. Sabar yak..tolong ingatkan saya. *sungkem.

Setelah kita sudah mempunyai alasan-alasan kenapa harus punya blog, selanjutnya adalah action. Betul gak? Caranya? Yuk kita tengok blog ndan Marita disini. Langsung yah … jangan ditunda-tunda lagi.

Semoga bermanfaat.

#umakhisyam
#umakberkisah

Ananda Maharani
<p>Seorang umak yang berhijrah ke negeri jiran yang masih semangat belajar berkisah mengenai parenting, gaya hidup sehat, travelling dan teknologi . Terima kasih sudah membaca kisah umak. Semoga bermanfaat dunia akhirat.</p>

4 thoughts on “Alasan Belajar Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top