IP

Bantal busuk

Sabtu, 10 Maret 2018

Bismillah

“Bacakan dong ma, biar aku bisa bobo” pinta abang sebagai pengantar tidur malamnya. Kebiasaan ini salah satu pengalihan hisyam dari mengenyot sarung bantal bayinya. Biasa kami sebut dengan ‘bantal busuk’. Beberapa cara kami coba untuk mengalihkan darinya. Jangan tanya bagaimana kami merayunya, berbagai macam tindak tanduk yang kami pakai, sampai akhirnya kami pasrah.

Enam tahun bukanlah waktu yang sedikit, kegiatan mengenyot sarung bantal bayi yang hisyam lakukan makin tidak bisa kami lepaskan. Tanpanya, hisyam menjadi uring-uringan. Tidak dapat tidur dengan tenang, menjadi cranky untuk kami menghadapinya. Tak jarang kami turut larut bersama emosinya.

Setelah saya membeli sebuah buku Muhammad Teladanku, saya berjanji pada hisyam selalu membacakan sebelum tidurnya. Tidak ada perjanjian. Tidak ada paksaan. Tidak ada cara istimewa. Tanpa saya dan hisyam sadari, terlepas sudah hisyam dan ‘bantal busuk’nya itu. Selama kegiatan membaca itu, sengaja saya adakan sesi tanya jawab, hanya ingin tahu sejauh mana hisyam memahaminya. Namun (mungkin) inilah penyebab hisyam bisa lepas dari ‘bantal busuk’nya itu.

-Umaknya hisyam ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top