IP Kelas Bunda Sayang

Day 3 – Always Creative

Bismillah

“Paaa..hisyam sudah selesaiii. Tolong cebokiiinn..” teriak hisyam mewarnai rumah kami dipagi hari. Haduuhh kenapa lagi hisyam pikir saya. Saat itu hisyam sedang buang air besar dan meminta tolong papanya untuk membersihkan dirinya. Padahal dahulu ia selalu bisa melakukannya dengan sendiri.

Setelah papanya membantu apa yang hisyam pinta, teringat saya saat ikut pelatihan Enlightening Parenting dari cikgu Okina. Sambil menyelesaikan emosi bahwa ini hari minggu hari keluarga berkumpul bersama dengan hati senang, dan chunkdown sendiri apa yang menyebabkan hisyam yang dulu berani ke kamar mandi menjadi perlu bantuan?

Begitu selesai dengan emosi “haduuhh..” saya, saya lanjutkan fokus pada tujuan. Sudah lama betul saya ingin hisyam berani kembali ke kamar mandi. Bisa melakukan dengan baik, berdoa sebelum masuk dan keluar kamar mandi, menyalakan mematikan lampu dan pintu ditutup kembali saat dipakai maupun tidak dipakai. Tidak ada drama, teriak dan minta temani.

🧕🏻: “Barusan mama mendengar ada suara yang sedang membutuhkan bantuan dikamar mandi. Kedengeran itu sampai dapur.” Canda dan lembut tutur kata saya ucapkan pada hisyam.

👦🏻: “Maaf mama. Hisyam gak gitu lagi.” Tampak jelas rasa sedih dan penyesalan pada wajahnya. Rasa khawatir ini biasa hisyam tunjukkan dikala saya marah padahal saat ini saya sedang tidak marah. Suara saya pun tidak tinggi.

🧕🏻:” it’s okay sayang..abang hisyam takut yah?”

👦🏻:”Iyah mama. Aku takut gelap.”

Dikelas EP inilah moment kita membangun kedekatan dengan anak-anak kita. Buatlah bonding. Apalagi untuk saya yang biasa sekali marah-marah disaat hisyam mengundang ke panggung dramanya.

🧕🏻:”Yaa Allah..sini mama peluk biar takut abang hilang.” Saya peluk hisyam sambil meresapi apa yang ia rasakan dan ia alami ketika didalam kamar mandi.

👦🏻:”Hisyam mau mama sama papa menemani hisyam dikamar mandi.” Rajuknya.

🧕🏻:”Hisyam ingat gak saat hisyam masih di Indonesia. Rumah yangkung. Hisyam mandi, buang air kecil dan besar sama siapa didalam kamar mandi?”

👦🏻:”Hisyam aja ma..”

🧕🏻:”Naah saat itu apa yang hisyam lakukan sebelum masuk ke kamar mandi sehingga hisyam bisa masuk ke kamar mandi sendirian?”

👦🏻: “Aduuh mama…hisyam baca doalah terus lampunya hisyam nyalain..”

🧕🏻:”Good. Itu hisyam bisa. Tidak takut. Nah abang tahu arti doa masuk dan keluar kamar mandi?”

👦🏻:”Enggak ma..”

🧕🏻:”Artinya “Yaa Allah..sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan” Masyaa Allah nak..saat masuk ke kamar mandi pun Allah ingin sekali melindungi kita. Tidak mau Allah kita celaka. Allah mau kita selalu selamat. Itulah betapa Maha Kasih Sayang Allah sama kita yah nak..”

👦🏻:”Allah Maha Pelindung mama..karena Allah selalu ada dekat dengan kita.”

🧕🏻:”Betul sayangnya mama. Jadi kira-kira nanti apa yang abang lakukan jika mau ke kamar mandi lagi?”

Terlintas raut sedikit keraguan pada garis wajahnya. Baiklah, mari kita role play. Diawal saya mencontohkan langkah-langkah yang biasa ia lakukan saat tinggal dirumah yangkungnya dulu. Dengan kami berdua membuat kesepakatan berada didalam kamar mandi selama 30 detik.

🧕🏻:”Nah giliran abang sekarang. Kita tunggu sampai 30 detik abang dikamar mandi.”

👦🏻:”iya ma..”

Tidak sampai usaha kali ketiganya Hisyam berani didalam kamar mandi sendirian selama 30 detik. Begitu keluar hisyam berdoa dan mengucapkan terima kasih pada Allah.

Tidak lupa saya mengapresiasi keberanian hisyam saat itu. Saya peluk erat dan memuji secara efektif.

🧕🏻:”Mama bangga hisyam mau masuk ke kamar mandi sendirian selama 30 detik. Berarti hisyam bisa besok pup dan pipis sendirian dengan pintu tertutup?”

👦🏻:”In syaa Allah bisa ma..”

🧕🏻:”Alhamdulillah. Terima kasih Yaa Allah..”

#######################################

Berkomunikasi dengan anak memang butuh dilatih terus-menerus. Orang tua harus kreatif dalam memilih kata dan menjadi rangkaian kalimat yang dapat dipahami oleh anak-anak.

Begitu tertatih saya mengawali semuanya. Tidak mau mengulangi semua kesalahan-kesalahan pengasuhan yang menimpa pada hisyam. Sungguh nerugi saya membuang masa membersamai dengan anak-anak.

Ilmu Enlightening Parenting yang diajarkan cikgu okina sungguh berarti untuk saya. Menyadarkan saya bahwa masihbada kesempatan untuk memperbaiki diri kearah yang lebih baik.

Semangaaattt 💪🏻💪🏻

-Umaknya Hisyam Ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top