IP

Kenal emosi

Jumat, 9 Februari 2018

Bismillah

Dari judul mungkin langsung berpikir matematika yah? Tapi bukan saudara-saudara, maksud urut adalah pijat. Pijat kaki permintaan anak bujang.

“Pegaaalll mama..” tangisnya

Setelah turun dari jemputan, hisyam menyambut dengan tangisan tersedu-sedu penuh khidmat. Tumben pikir saya. Pasti banyak yang akan hisyam ceritakan siap saya tanpa mengikuti emosinya. Dipikir letih juga saya seharian bersama ayyubi yang kebetulan rewel karena batuk pileknya.

Baiklah. Selesaikan emosi dalam diri saya terlebih dahulu. Agar saya bisa tenang mendengarkan keluhan hisyam malam ini.

Begitu sampai masuk condo kami, tangisannya tambah jejeritan. Baiklah sepertinya hisyam ingin sekali didengar. Saya ajak hisyam perlahan ke tempat yang nyaman bagi kami berdua. Elusan punggung dan pelukan hangat adalah moment yang pas untuk kami. Yaah walaupun sedikit banyak ayyubi ingin sekali bermain dengan abangnya. Namun tidak saat waktu yang tepat.

Mencoba untuk menyelesaikan dan mengenali emosi kami masing-masing. Begitu kami tenang. Disitulah saya mencoba bertanya apa saja yang ia alami hari ini.

Puaanjaaaaannnggg..dimulai dari pagi ia olahraga lari dan lompat jongkok. Sampai kegiatan swimmingnya. Saya dengarkan dengan memberikan anggukan sambil menyelam apa inti permasalahannya dan bagaimana solusinya.

“Aku berenang ditempat yang dalam ma..terus aku gak mau dan menangis”.

“Yaa Allah hisyam sudah diajarkan langsung ditempat kolam yang dalam yah? Takut yah nak?”

“Iyah ma..hisyam takut. Takut tenggelam.” Tangisnya..

“Kira-kira kalau hisyam takut tenggelam, apa yang hisyam lakukan?”

“Belajar renang ma..”

Wah tak menduga hisyam menjawab seperti ini.

“Iyah betul. Justru supaya kita tidak takut lagi, kita belajar nak..agar suatu kelak nanti, tidak takut lagi dengan kolam dalam.

Kira-kira tadi di kolam dalam, hisyam tenggelam kah?” Tanya saya

“Enggak ma..aku mengambang di air. Aku baru bisa mengambang.” Pecah lagi tangisnya

Lucuunyaa kamu nak..sungguh polosnya dirimu.

Setelah sesi pijat betisnya selesai, saya mencoba meminta hisyam untuk mengulang apa saja yang dilkukan jika takut kolam dalam. Alhamdulillah selepas pijat dan makan malam, hisyam sudah siap masuk ke alam mimpinya. Jangan lupa berdoa yah nak.

-Umaknya hisyam ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top