Lemari Buku

Limiting Belief

Dzulq 30

Bismillah

Belajar percaya sama diri sendiri. Yakin pasti bisa. Itulah yang saya pelajari selama ikut kelas Enlightening Parenting, Juli 2018 di Kualalumpur. Tidak hanya teknik komuniskasi dengan anak dan pasangan, namun teknik komunikasi pada diri sendiri pun juga dilatih. Termasuk labeling-labeling negatif yang selalma ini saya percayai.

Pokoknya GAK BISA MENULIS. Takut salah. Padahal hobi menulis 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

Lalu setelah cikgu okina mengajarkan cara mengugurkan limiting belief ini, saya cona chunkdown semua yang sudah pernah tulis baik di medsos maupun buku diary.

🧕🏻:”aduh gak yakin nih bisa tulis”

👩🏻‍💻:”gak yakin bagaimana?”

🧕🏻:”iyah gak yakin bisa bikin tulis-tulisan yang bagus”

👩🏻‍💻:”memang siapa yang bilang gak bagus?”

🧕🏻:”hmm gak ada sih..tapi malu aja di share ke medsos”

👩🏻‍💻:”bentar..bentar..tadi bilang gak yakin, terus sekarang malu. Jadi mana yang bener?”

🧕🏻:”lebih ke malu sih..”

👩🏻‍💻:”okay. Malu. Sudah pernah tulis sesuatu dan share ke medsos?”

🧕🏻:”Sudah. Sejak kelas matrikulasi IIP, buatnya di blog. Yah tapi gitu gak mau share ke banyak orang. Apalagi facebook dan instagram. Hanya teman-teman sekelas IIP aja.”

👩🏻‍💻:”jadi sebenarnya bisa menulis dan share ke medsos kan? Hanya facebook dan instagram saja yang belum ada tulisan sama sekali.”

🧕🏻:”tulisan-tulisan mah ada..banyak, tapi kebanyakan disadur dari pengalaman orang. Pribadi jarang. Hanya di blog aja.”

👩🏻‍💻:”jadi masalahnya dimana? Berarti di fb ada tulisan-tulisan. Instagram apalagi.”

🧕🏻:”iyah yah..bener juga. Bisa juga yah saya. Padahal hobi membaca, menulis dan membaca. Berarti apa yang salah yak..😂😂😂”

Selama ini selalu membari label negatif sama diri sendiri. Padahal yang bilang bagus atau buruk kagak ada yak. 😷😷😅

👩🏻‍💻:”Jadi mulai kapan share tulisan blog share ke facebook dan instagram?”

🧕🏻:”saat jam gadget yak..”

semangaat nanda…

-Umaknya Hisyam Ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top