IP

Little project

Rabu, 7 Maret 2018

Bismillah

Beberapa hari ini, hisyam kembali pada statement terendahnya. Menangis setiap pagi menyapa kami. Tidak mau sekolah, karena ingin dekat dengan saya. Banyak alasan yang dilontarkan oleh hisyam. Dari teman-temannya yang tidak pernah mengajak bermain dikelasnya, para teacher yang selalu marah-marah, bingung mencari kelasnya, pelajaran yang begitu berat dan masih banyak lagi. Fiuuh benar-benar banyak akal hisyam.

Kejadian ini memang karena kesalahan kami selaku orang tuanya. Pada saat itu hisyam membawa homework dari kelas Bahasa Melayu (BM), ada little project tentang Diri Saya, yang nantinya akan dipresentasikan didepan kelas. Yaa Allah..sungguh mudah menyenangkan bukan? Dikala ada kesempatan kami untuk bisa lebih dekat, bekerja sama saat mengerjakan tugas-tugasnya, namun hanya satu kata yang kami lontarkan lantaran kami sudah menjadi budak emosi kami sendiri.

“Itu sekolahnya bagaimana sih, sudah tahu full day masih saja memberika PR ke rumah, tambah berat aja pelajarannya” emosi suami membuncah tanpa kami sadari selanjutnya pada hisyam. Menangis sejadi-jadinya. Dan kami sungguh menyesal.

Karena saya tahu kemampuan gaya belajar hisyam adalah auditory, maka kami berjanji untuk menjaga kalimat-kalimat yang kami ucapkan.

Membaca adalah salah satu moment terapi untuk kami dan hisyam. Bukan sekedar membaca tapi menghayati dan mengambil hikmah disetiap kalimat yang kami baca menjelang tidur. Berdoa agar semua ketakutan pada kami bisa terselesaikan dengan mudah. Aamiin.

-Umaknya hisyam ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top