IP Kelas Bunda Sayang

Review Day 1: Tarbiyah Jinsiyah

[wpvideo HvIYb0ZF ]

Bismillah

Hari pertama level 11 kelas Bunda Sayang digawangi oleh kelompok 7 yang bertemakan Mengenal Kembali Fitrah Seksualitas: Definisi, Tantangan dan Solusi.

Oleh kelompok 7 telah dijelaskan bahwa menurut KBBI, Fitrah ialah sifat asal; kesucian; bakat; pembawaan. Sedangkan Seksualitas ialah ciri, sifat atau peranan seks. Maka Fitrah Seksualitas adalah sifat asal seseorang yang sesuai dengan ciri, sifat, dan peranan seks bawaannya sejak dalam kandungan. Manusia dilahirkan hanya dua jenis kelamin, lelaki atau perempuan. Perkembangan dan pertumbuhan konsep gender ini dapat sempurna melalui interaksi baik dengan ayah-ibunya mau sekitar sejak dalam kandungan hingga usia baligh.

“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu ia jadikan dari dirinya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali”

QS An Nisaa : 1

Itulah sedikit ringkasan dari saya tentang paparan presentasi kelompok 7. Namun pada saat diskusi yang menjadi perhatian saya adalah Tarbiyah Jinsiyah. Dalam slide yang sudah diberikan dijelaskan “Kurangnya peran serta ayah dalam menanamkan tarbiyah jinsiyah pada anak”. Apa itu?

Jadi..Tarbiyah Jinsiyah menurut konsep Islam (masyaa Allah indahnya Islam dalam mengatur kerangka-kerangka kehidupan sampai paling detail šŸ˜­šŸ˜­) adalah upaya mendidik nafsu syahwat agar sesuai dengan nilai-nilai Islam, sehingga ia menjadi nafsu yang dirahmati Allah.

Oke sebelum jauh lagi ternyata saya baru tahu ada nafsu syahwat yang dirahmati Allah. Seperti apakah itu?

Seperti terbentuknya sakinah, mawadah dan wa rahmah dalam sebuah rumah tangga yang mampu mendidik keturunannya untuk mentaati perintah Allah SWT, sehingga manusia terbebas dari perbuatan zina. Tarbiyah Jinsiyah menurut Islam merupakan bagian dari pendidikan akhlak, yang didasari dengan keimanan. Dengan iman yang mantap, seseorang akan rela melakukan segala perintah Allah dan RasulNya serta menghentikan segala larangannya.

Lebih ditekankan kepada penanaman akidah. Penting banget lho.. dan berbeda denganĀ sex education ala barat.

Indahnya dalam Islam pendidikan seks mengacu kepada pendidikan akhlak dan adab yang berlandaskan kepada keimanan dan syariat/aturan yang berasal dari Allah SWT. Biar gak gampang menyimpang gitu..

teruss…kalau ala barat hanya mengajarkan seksualitas yang sehat, meliput seks secara anatomis, fisiologis dan psikologis saja. Misal, cara mencegah kehamilan, tidak melakukan aborsi, dsb.

Inilah mengapa sosok Ayah menjalankan perannya didalam rumah karena Tarbiyah Jinsiyah ini dimulai dari pendidikan dalam keluarga, sebelum keluarga itu menyerahkannya kepada para pendidik (sekolah umum) dan lingkungan. Inilah sosok idola anak-anak sesungguhnya. Ayah. Ketika banyaknya sosok diluar sana sepertiĀ superheroes,Ā sebaiknya mulai berusaha untuk selalu membersamai dengan beragam kegiatan maskulin bersama. Ayah harus menjadi penutur hebat bagi anak lelakinya dengan narasi narasi besar sejarah dan peradaban serta peran keluarganya dalam menyelesaikan masalah ummat atau menghidupkan potensi ummat dalam pentas peradaban.

 

-Umaknya Hisyam Ayyubi-

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top