IP Kelas Bunda Sayang

Review Day 5: Penyimpangan Seksual

Bismillah

Kelompok 8 Kelas Bunsay Bekasi 3

🌺 Pengertian Seks dan Gender

Seks dapat diartikan sebagai Jenis Kelamin Biologis Gender diartikan sebagai jenis kelamin sosial

🌺 Penyimpangan Seksual

• Segala bentuk aktivitas seksual yang dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan sesksual dengan cara yang tidak sewajarnya (dari berbagai sumber)

🌺 Jenis Penyimpangan Seksual

1. Perzinaan

2. Perkosaan

3. Pelacuran

4. Homoseksual Lesbianisme

5. Pedofilia

6. Transvetisme (Waria)

7. Seks dubur (sodomi)

8. Onani/Mastrubasi

9. Pamer Alat Vital Pengintip (Voyeurisme)

10. Hubungan intim sedarah (Insestus)

11. Seks dengan kekerasan (sadisme)

12. Fetikhisme (pecinta bagian tubuh atau benda mati) Pecinta Mayat (Nekrofilia)

13. Seks segitiga (Troilisme)

14. Seks dengan hewan (Bestialitas)

🌺 Penyebab Penyimpangan Seksual

_Faktor Internal_

• Kelainan Fisik sejak lahir

• Kelainan Pengaruh Obat

• Problem Emosional

_Faktor Eksternal_

• Lingkungan Keluarga (informasi tentang pendidikan seks tidak didapatkan langsung dari keluarga karena dianggap tabu, sehingga anak mencari diam diam)

• Lingkungan Sosial (pergaulan yang bebas dan tontonan yang tidak mendidik)

• Lingkungan Sekolah (kurangnya kurikulum sekolah yang mensosiaisaikan tentang moral dan pendidikan seks, sekolah umumnya menitik beratkan pada pendidikan intelektual/IPTEK)

🌺 Akibat

• Kehamilan di luar nikah (yang apabila dibedah juga rentetannya akan panjang)

• Aborsi

• Perasaan bersalah

• Emosi tidak stabil

• Meresahkan masyarakat

• Penyakit menular seksual

🌺 Cara Mencegah Penyimpangan Seksual Pendidikan seks yang dilakukan dalam hal ini adalah dengan memberikan materimateri terkait dengan seks, diantaranya:

• Memberikan pelajaran tentang perbedaan jenis kelamin (bentuk tubuh dan fungsinya).

• Memberikan pemahaman tentang cara bersikap dan bergaul dengan lawan jenis atau sejenis (yang dibolehkan atau tidak).

• Memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk penyimpangan seksual.

• Mampu membedakan mana penyimpangan, pelecehan, atau kekerasan seksual, dan mana yang bukan.

• Mencegah agar anak tidak menjadi korban, atau bahkan pelaku penyimpangan, pelecehan, dan atau kekerasan seksual.

• Menumbuhkan sikap berani untuk memberitahukan kepada orangtua/guru apabila terjadi atau menjadi korban penyimpangan, pelecehan, dan atau kekerasan seksual.

_*“Sesungguhnya beruntunglah orang yang beriman, yaitu orang yang khusu’ dalam sholatnya, menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak berguna, orang yang menunaikan zakat dan yang MENJAGA KEMALUANNYA. (Q.S Al Mu’minum 1-5)“*_

-Umaknya Hisyam Ayyubi-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top